mamduh m hanafi
mamduh m hanafi
Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada
Verified email at ugm.ac.id - Homepage
TitleCited byYear
Analisis laporan keuangan
MM Hanafi, A Halim
Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2005
23692005
Manajemen keuangan
MM Hanafi
Yogyakarta: BPFE, 2004
1542*2004
Manajemen risiko
M Hanafi
Universitas Terbuka 1 (658.15), 1-40, 2014
2982014
Analisis Laporan Keuangan
MH Mamduh, A Halim
YKPN, Yogyakarta, 2003
2442003
Analisa Laporan Keuangan
MM Hanafi, A Halim
Yogyakarta: UPP YKPN, 2007
2302007
Analisis Laporan Keuangan
A Halim, MM Hanafi
Edisi Keempat. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2009
1722009
Manajemen
M Hanafi
Universitas Terbuka 2 (658), 1-66, 2015
1502015
Manajemen keuangan
MH Mamduh
Yogyakarta: BPFE, 2004
1112004
Dan Abdul Halim. 2014
MM Hanafi
Analisis Laporan Keuangan, 0
91
Analisis Laporan Keuangan, Edisi Keempat
MM Hanafi, A Halim
Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2009
882009
M. 2004
M Hanafi
Manajemen Keuangan, 2004-2005, 2004
872004
Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Risiko, Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen: Analisis Persamaan Simultan
F Ismiyanti, MM Hanafi
Simposium Nasional Akuntansi VI, 260-277, 2003
792003
Analisis Laporan Keuangan (Edisi 4)
MM Hanafi, A Halim
Yogyakarta: Unit Penerbit Dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu, 2009
762009
Manajemen keuangan internasional
MM Hanafi
BPFE Yogyakarta, 2003
732003
Analisis Laporan Keuangan Edisi Ketiga
MM Hanafi, A Halim
STIE YKPN. Yogyakarta, 2007
652007
Analisis Laporan Keuangan Edisi Revisi
M Hanafi, A Halim
Yogyakarta: unit penerbit dan percetakan AMP-YKPN, 2003
502003
Analisa Laporan Keuangan
MH Mamduh, A Halim
UPP MPP YKPN. Yogyakarta, 2003
382003
Dampak pengumuman laporan keuangan terhadap kegiatan perdagangan saham dan variabilitas tingkat keuntungan
S Husnan, MM Hanafi, A Wibowo
Kelola 5 (1996), 1996
381996
Mamduh. 2004
M Hanafi
Manajemen keuangan, 2004
322004
& Halim, A.(2009)
MM Hanafi
Analisis laporan keuangan. Edisi keempat. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 0
30*
The system can't perform the operation now. Try again later.
Articles 1–20